Nekat Menerobos Lampu Merah, Pengendara ini Mengalami Kecelakaan


Transportasi merupakan salah satu fasilitas yang memudahkan manusia untuk berpindah tempat secara cepat. pada zaman dahulu transportasi digunakan untuk memindahkan suatu barang dengan mudah dan cepat. di zaman modern saat ini alat transportasi sudah cukup lengkap, seperti sepeda motor, mobil, pesawat dan lainnya.

Namun, banyak orang yang menggunakan transportasi tidak sesuai aturan yang berlaku. seperti menerobos lampu merah, tidak memakai helm, tidak memakai sabuk pengaman, belok tidak menyalakan lampu sein.

Salah satu alasan orang tidak memakai helm adalah, karena jarak yang ditempuh itu dekat.
terutama kaum bapa-bapa yang sering belok tanpa menyalakan sein. dan ibu-ibu yang seinnya nyala ke kanan malah belok kiri.

Menerobos lampu merah adalah tindakan yang sangat salah, apalagi hal tersebut dapat menyebabkan kecelakaan dan akhirnya jatuh korban luka-luka hingga kematian.
berikut adalah video menerobos lampu merah yang terekam CCTV.


Sudah jelas bahwa kendaraan lain sudah berhenti. namun pengendara motor tersebut tetap tancap gas dan tidak memperhatikan di sebelah kanannya ada pengendara lain yang sedang melaju.
jadi... siapa yang salah?
apakah si pengendara yang menerobos lalu lintas atau...?

Hal tersebut telah tertera dalam Undang-undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan, dalam Pasal 287 ayat 2 menegaskan, “Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang melanggar aturan pemerintah atau pemberi isyarat lalu lintas sebagaimana dimaksud dalam pasal 106 ayat (4) huruf c dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp. 500 ribu”.

Larangan menerobos lampu merah ini bukan tanpa alasan, undang-undang mengatur bukan untuk membebani para pengguna jalan. Jika nekat menerobos lampu merah, potensi kecelakaan sangat tinggi. seperti dalam video tersebut.

Jadi, untuk anda yang suka menerobos lampu merah dan masih selamat, percayalah anda masih beruntung. suatu saat nanti hal tersebut bisa saja terjadi pada anda. jika anda mengalami kecelakaan tersebut bagaimana dengan keluarga anda? bagaimana dengan anak dan istri anda? (jika sudah menikah). bagaimana dengan orang tua anda? (jika masih ada). bagaimana jika anda yang menafkahi mereka? mereka dapat hidup darimana? dapat uang darimana?.
jadi, mulai sekarang rubah diri anda. taati aturan yang berlaku, karena aturan bukan untuk dilanggar.
hentikan pikiran anda tentang  aturan untuk dilanggar.
sayangi diri anda untuk diri anda, untuk keluarga anda.

Komentar